(Prof HM Hembing Wijayakusuma adalahKetua Umum Himpunan Pengobat Tradisionaldan Akupunktur se-Indonesia (HIPTRI) Minggu, 29 Mei 2005
Jahe bagi kebanyakan masyarakat Indonesia bukan barang baru. Jahe merupakan rimpang dengan aroma harum dan pedas. Selama ini pemanfaatan jahe untuk berbagai kebutuhan untuk bumbu masak, membuat minuman, penganan, obat dan lainnya. Tumbuhan jahe berasal dari Asia Tenggara.
Dari hasil penelitian yang dilakukan di London membuktikan bahwa 1 gram jahe dapat mencegah mual dan muntah setelah dilakukan operasi. Sedangkan penelitian yang dilakukan di Denmark membuktikan 1 gram bubuk jahe yang diminum pada saat mabuk laut lebih baik daripada penggunaan placebo.
Selain itu, ilmuwan dari University of Minnesota, Amerika Serikat menemukan bahan aktif yang terdapat pada jahe mampu merintangi sel kanker yang telah dilakukan uji coba pada tikus dan membuahkan hasil yang positif.
Pada umumnya masyarakat mengenal tiga varietas jahe, yaitu jahe merah, jahe emprit, jahe gajah. Dari ketiga varietas itu, jahe yang paling banyak digunakan untuk obat-obatan adalah jahe merah. Hal tersebut disebabkan kandungan minyak atsiri pada jahe merah lebih tinggi dibandingkan jahe jenis lain.
Manfaat jahe bagi kesehatan adalah untuk mengobati sakit kepala, pusing, masuk angin, demam, radang saluran napas, influenza, batuk, nyeri dada, bau mulut, menghilangkan dahak, difteria, diabetes melitus, gatal karena gigitan serangga, gigitan ular, rematik, sakit pada persendian, rematik jantung, asam urat, sakit pinggang, alergi, perut kembung, gangguan fungsi hati dan limpa, menghilangkan lelah, meningkatkan stamina, terlambat haid, nyeri haid, menambah nafsu makan, mencegah infeksi pada luka, jantung berdebar-debar.
Pemanfaatan jahe pada pemakaian luar dilakukan dengan memarut jahe secukupnya, lalu ditempelkan pada bagian yang sakit. Sedangkan pada pemakaian dalam, gunakan 5-20 gram jahe direbus, saring dan diminum selagi hangat atau dapat ditambahkan dengan tumbuhan obat lainnya sesuai petunjuk.
Jahe digunakan untuk mengobati asma, masuk angin, kembung, demam, caranya ambil 15 gram jahe, dihaluskan tambahkan minyak kayu putih secukupnya. Balurkan pada dada, punggung, perut dan kaki. Lakukan 1-2 kali sehari.
Bila menderita sakit kepala atau pusing, ambil 15-20 gram jahe dihaluskan, tambahkan air secukupnya, kemudian tempelkan jahe pada bagian kepala yang sakit. Mengobati pegal linu dan sakit pinggang dengan cara ambil 10 gram jahe, 5 gram bubuk cabe merah, 15 gram bawang putih direndam dalam 200 cc alkohol 75 persen selama 14 hari, kemudian air rendamannya digunakan untuk dibalurkan pada bagian yang sakit. Lakukan sebanyak 1-2 kali sehari.
Untuk mengatasi alergi, gunakan 10-20 gram jahe dihaluskan, tambahkan minyak kelapa secukupnya, kemudian dibalurkan pada kulit yang alergi. Lakukan 1-2 kali sehari.
Mengobati rematik dengan 20 gram jahe, cengkeh secukupnya, dihaluskan, tambahkan minyak sayur sedikit, aduk rata dan dibalurkan pada bagian yang sakit. Cara lain, ambil 15 gram jahe, 5 siung bawang merah dihaluskan, tambahkan tepung terigu yang telah disangrai secukupnya, tambahkan air lalu, aduk rata dan balurkan pada bagian yang sakit. Lakukan 2 kali sehari.
Mengatasi influenza, ambil 10 gram jahe diparut lalu ambil saringnya, tambahkan 1 butir ayam kampung, masukkan ke dalam 100 cc air teh kental panas, tambahkan madu atau gula aren dan perasan jeruk nipis, aduk rata dan minum selagi hangat.
Meningkatkan stamina tubuh dengan jahe, temulawak, lempuyang wangi masing-masing 10 gram, 5 gram biji ketumbar direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring dan airnya diminum selagi hangat. Lakukan 1-2 kali sehari.
Bila nyeri haid, diatasi dengan 15 gram jahe, 15 gram rumput umbi teki, gula merah secukupnya direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc lalu disaring dan diminum selagi hangat. Lakukan 1 kali sehari.
Catatan: Untuk penyakit yang serius tetap konsultasikan ke dokter. Untuk perebusan sebaiknya gunakan panci enamel atau periuk tanah.
Dari hasil penelitian yang dilakukan di London membuktikan bahwa 1 gram jahe dapat mencegah mual dan muntah setelah dilakukan operasi. Sedangkan penelitian yang dilakukan di Denmark membuktikan 1 gram bubuk jahe yang diminum pada saat mabuk laut lebih baik daripada penggunaan placebo.
Selain itu, ilmuwan dari University of Minnesota, Amerika Serikat menemukan bahan aktif yang terdapat pada jahe mampu merintangi sel kanker yang telah dilakukan uji coba pada tikus dan membuahkan hasil yang positif.
Pada umumnya masyarakat mengenal tiga varietas jahe, yaitu jahe merah, jahe emprit, jahe gajah. Dari ketiga varietas itu, jahe yang paling banyak digunakan untuk obat-obatan adalah jahe merah. Hal tersebut disebabkan kandungan minyak atsiri pada jahe merah lebih tinggi dibandingkan jahe jenis lain.
Manfaat jahe bagi kesehatan adalah untuk mengobati sakit kepala, pusing, masuk angin, demam, radang saluran napas, influenza, batuk, nyeri dada, bau mulut, menghilangkan dahak, difteria, diabetes melitus, gatal karena gigitan serangga, gigitan ular, rematik, sakit pada persendian, rematik jantung, asam urat, sakit pinggang, alergi, perut kembung, gangguan fungsi hati dan limpa, menghilangkan lelah, meningkatkan stamina, terlambat haid, nyeri haid, menambah nafsu makan, mencegah infeksi pada luka, jantung berdebar-debar.
Pemanfaatan jahe pada pemakaian luar dilakukan dengan memarut jahe secukupnya, lalu ditempelkan pada bagian yang sakit. Sedangkan pada pemakaian dalam, gunakan 5-20 gram jahe direbus, saring dan diminum selagi hangat atau dapat ditambahkan dengan tumbuhan obat lainnya sesuai petunjuk.
Jahe digunakan untuk mengobati asma, masuk angin, kembung, demam, caranya ambil 15 gram jahe, dihaluskan tambahkan minyak kayu putih secukupnya. Balurkan pada dada, punggung, perut dan kaki. Lakukan 1-2 kali sehari.
Bila menderita sakit kepala atau pusing, ambil 15-20 gram jahe dihaluskan, tambahkan air secukupnya, kemudian tempelkan jahe pada bagian kepala yang sakit. Mengobati pegal linu dan sakit pinggang dengan cara ambil 10 gram jahe, 5 gram bubuk cabe merah, 15 gram bawang putih direndam dalam 200 cc alkohol 75 persen selama 14 hari, kemudian air rendamannya digunakan untuk dibalurkan pada bagian yang sakit. Lakukan sebanyak 1-2 kali sehari.
Untuk mengatasi alergi, gunakan 10-20 gram jahe dihaluskan, tambahkan minyak kelapa secukupnya, kemudian dibalurkan pada kulit yang alergi. Lakukan 1-2 kali sehari.
Mengobati rematik dengan 20 gram jahe, cengkeh secukupnya, dihaluskan, tambahkan minyak sayur sedikit, aduk rata dan dibalurkan pada bagian yang sakit. Cara lain, ambil 15 gram jahe, 5 siung bawang merah dihaluskan, tambahkan tepung terigu yang telah disangrai secukupnya, tambahkan air lalu, aduk rata dan balurkan pada bagian yang sakit. Lakukan 2 kali sehari.
Mengatasi influenza, ambil 10 gram jahe diparut lalu ambil saringnya, tambahkan 1 butir ayam kampung, masukkan ke dalam 100 cc air teh kental panas, tambahkan madu atau gula aren dan perasan jeruk nipis, aduk rata dan minum selagi hangat.
Meningkatkan stamina tubuh dengan jahe, temulawak, lempuyang wangi masing-masing 10 gram, 5 gram biji ketumbar direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring dan airnya diminum selagi hangat. Lakukan 1-2 kali sehari.
Bila nyeri haid, diatasi dengan 15 gram jahe, 15 gram rumput umbi teki, gula merah secukupnya direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc lalu disaring dan diminum selagi hangat. Lakukan 1 kali sehari.
Catatan: Untuk penyakit yang serius tetap konsultasikan ke dokter. Untuk perebusan sebaiknya gunakan panci enamel atau periuk tanah.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar