Jumat, 20 Februari 2009

Daun Pandan Wangi

Daun pandan wangi, sangat dikenal masyarakat terutama kaum wanita. Selain sebagai bahan rempah-rempah, juga digunakan sebagai bahan baku minyak wangi, juga sering digunakan sebagai bahan baku penyedap, pewangi, dan pemberian warna hijau pada masakan atau penganan.
Pandan wangi dalam bahasa latinnya bernama Pandanus amaryllifolius Raxb, tumbuh liar di daerah tropis, kadang di pinggir sungai, tepi rawa atau tanah yang basah. Batannya bulat dengan bekas duduk daun, dapat bercabang-cabang, menjalar, akar tunjang keluar di sekitar pangkal batang dan cabang.
Daun tunggal, duduk dengan pangkal memeluk batang, tersusun berbaris tiga dalam garis spiral. Helai daun berbentuk pita, tipis, licin, ujung runcing, tepinya rata, dan warnanya hijau, bila diremas berbau harum. Bunga majemuk, bongkol, putih. Buahnya batu, menggantung, bentuk bola, warna jingga. Untuk memperbanyak tumbuhan pandan dapat dilakukan dengan memisahkan tunas-tunas muda yang tumbuh diantara akar-akarnya.
Daun pandan wangi dan akarnya juga bermanfaat sebagai obat, untuk mengobati lemah saraf, ambil tiga lembar daun pandan wangi, lalu dicuci dan dipotong kecil-kecil, kemudian direbus dengan air dua gelas hingga menjadi segelas. setelah dingin disaring lalu diminum, sehari dua kali.
Untuk obat penenang atau mengatasi hati yang gelisah, dua lembar daun pandan wangi segar diiris-iris tipis diseduh dengan air segelas air panas. Setelah dingin disaring lalu diminum. Lakukan dua atau tiga kali sehari.
Mengobati rematik dan pegel linu, empat lembar daun pandan wangi diiris tipis-tipis, diseduh dengan setengah cangkir minyak kelapa yang telah dipanaskan sambil diaduk-aduk merata. Setelah dingin digunakan untuk menggosok bagian tubuh yang terasa sakit.
Untuk mengatasi rambut yang rontok, ambil selembar daun pandan wangi, dua belas lembar daun waru muda yang masih segar, segenggam daun urang-aring. tujuh lembar daun mengkokan, dua puluh kuntum bunga melati dan dua kuntum bunga mawar, semua bahan tersebut dipotong-potong secukupnya, kemudian dimasukkan dalam panci, lalu ditambahkan minyak wijen, minyak kelapa dan minyak kemiri masing-masing setengah cangkir, lalu dipanaskan sampai mendidih, kemudian diangkat. Setelah dingin disaring, siap digunakan. Caranya dengan mengoleskan campuran minyak itu keseluruh kulit kepala sambil dipijat-pijat ringan. Lakukan pada malam hari sebelum tidur, esok paginya rambut dikeramas. Lakukan dua atau empat kali seminggu.
Menghitamkan rambut, ambil tujuh lembar daun pandan wangi dipotong-potong, lalu direbus dengan seliter air sampai warnanya menjadi hijau. Embunkan semalaman, pagi harinya campurkan kedalamnya perasan tiga buah mengkudu masak. Air campuran itu digunakan untuk mencuci rambut. Lakukan tiga kali seminggu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar