Jumat, 20 Februari 2009

Atasi Diabeter, Maag, Diare, dan Hipertensi dengan Daun Salam

Pada umumnya ibu-ibu rumah tangga memanfaatkan daun salam hanya sebagai bumbu masak, atau hanya sekadar penyedap rasa nasi. Sebenarnya daun salam tidak hanya sekadar untuk bumbu dapur saja, namun daun salam ini juga dapat digunakan sebagai obat. Setidaknya ada lima jenis penyakit yang dapat diatasi dengan daun salam. yaitu penyakit diabetes, maag, diare, dan hipertensi.
Tumbuhan yang dengan nama latinnya syzygium polyanthum (Wight) Walp ini bukan hanya daunnya saja yang dapat dimanfaatkan, bahkan akar, buah, dan kulit kayunya juga bermanfaat sebagai obat. Tumbuhan ini mengandung minyak asiri khususnya sitral dan eugenol, juga mengandung tanin dan flavonoid.
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) kini mengembangkan 7 produk unggulan tanaman obat tradisional. Bekerjasama dengan Pusat Riset Obat dan Makanan. BPOM melakukan pengujian secara tuntas terhadap daun salam, buah mengkudu, sambiloto, daun cabe jawa, rimpang temulawak, rimpang kunyit dan daun jati belanda. Kepala BPOM H Sampurno mengatakan pemilihan ketujuh jenis produk itu di dasarkan pada pola penyakitnya yang banyak diderita oleh masyarakat.
Salam berasal dari bahasa Arab yang berarti selamat, damai atau baik. Jenis tanaman ini tumbuh lair di hutan, dan dikebun atau pekarangan diatas daratan rendah sampai pegunungan tinggi 1.500 m dari permukaan laut. Daunnya rimbun berwarna hijau. Bunganya majemuk berwarna putih dan berbau harum, bigitu pula daunnya bila diremas. Buahnya buni, ketika muda berwarna hijau tetapi ketika masak menjadi merah kehitaman, rasanya sedikit sepat.
Untuk mengobati diabetes mellitus ambil 20 lembar daun salam yang masih segar, cucilah dengan bersih, lalu direbus dengan tiga gelas air hingga menjadi satu gelas, kemudian disaring dan airnya diminum, sehari minum dua kali sebelum makan. Cara yang diatas tersebut dapat juga digunakan untuk menurunkan hipertensi.
Untuk mengobati sakit maag, ambil daun salam sekitar 12 lembar dirtebus dengan air setengah liter, biarkan mendidih sampai seperempat jam, dan ditambahkan gula aren secukupnya, setelah dingin diminum bagaikan air teh.
Mengobati diare, ambil daun salam 15 lembar direbus dengan air dua gelas, biarkan mendidih selama sepuluh menit. Kemudian tambahkan sedikit garam, lalu disaring dan diminum sekaligus.
Mengobati kudis. Caranya ambil daun, kulit batang, dan akar salam secukupnya, lalu ditumbuk hingga halus. Kemudian balurkan ke bagian badan yang sakit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar